Rabu, 28 Mei 2025

Sumbar Trip 2025: Tiba di Padang

Saat tiba di Masjid Raya Sumatera Barat.
Saat istirahat di kamar lantai atas rumah Icha di Pampangan. Laptop aku yang menampilkan foto bareng Didi Riyadi saat acara donor darah di Tangerang Selatan.

Suasana di Masjid Darul Dzikir Pampangan.

Padang, 18 Maret 2025

Sektiar pukul 10.45, bis yang aku tempati saat mengikuti program mudik “Pulang Basamo 2025” tiba di Masjid Raya Sumatera Barat yang merupakan titik akhir pemberhentian bis jurusan Jakarta–Padang. Setelah turun dari bis, aku menelepon Icha dan Fazil—keponakanku di Padang—untuk rebutan siapa yang mengantarku ke Pampangan, Lubuk Begalung, tempat Icha tinggal, tepatnya di Komplek Pelana Indah Pampangan. Fazil sudah bersedia jemput aku di Masjid Raya Sumatera Barat, sedangkan Icha sedang dalam perjalanan menuju Masjid Raya Sumatera Barat. Siapa yang datang duluan, dia yang akan jemput aku ke Masjid Raya Sumatera Barat untuk diantar ke Pampangan. Akhirnya Fazil tiba lebih dulu di Masjid Raya Sumatera Barat dengan mengendarai motor, meski Icha bakal jemput aku pakai mobil Maxim. Karena Fazil datang duluan, aku sempat menelepon Icha memberi kabar jika Fazil sudah tiba di Masjid Raya Sumatera Barat. Aku pun diantar Fazil pakai motor hingga tiba di rumah Icha (dan juga rumah Fazil) pada 11.33. Begitu sampai di rumah Icha, aku pun langsung naik ke kamar yang ada di lantai dua, menaruh tas yang dibawa dari Tangerang Selatan. Tak lama berselang, aku mengeluarkan laptop dari ransel dan menyalakannya. Di tengah bulan Ramadan, aku disuruh Uni Rahma—sepupuku dari Padang dan ibu dari Icha dan Fazil—untuk membatalkan puasa saat perjalanan jauh. Sementara Icha melihat wajahku pucat setelah menempun perjalanan jauh dari Tangerang Selatan ke Padang dalam dua hari. Akhirnya, aku batal puasa dengan minum teh manis hangat dibawa ke kamar lantai atas. Malamnya, aku menuaikan ibadah salat tarawih di Masjid Darul Dzikir Pampangan, dekat rumah Icha. Selain itu, aku juga sempat menonton sinetron yang ditayangkan di SCTV di rumah Icha, sesuatu yang tidak pernah aku dapatkan di rumahku sendiri di Tangerang Selatan. Lanjut pada malam harinya, aku tidur di kamar lantai atas rumah Icha, sendiri tanpa ditemani siapa pun hingga akhirnya aku bangun sahur sekitar jam empat pagi dan menyantap sahur dengan waktu lebih lambat di Tangerang Selatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sumbar Trip 2025: Bertemu Mas Yudi

Masjid Mahmud Aro Talang, tempat aku salat Jumat di Talang. Talang, 21 Maret 2025 Hari Jumat, aku pergi salat Jumat di Masjid Mahmud Aro T...